Tiga Daun Ampuh Menyembuhkan Ngorok Ayam

Tiga Daun Ampuh Menyembuhkan Ngorok Ayam, Jika ayam aduan anda jarang-jarang berkokok, dapat jadi ada lendir pada tenggorokannya, hingga ayam akan kesusahan untuk bernafas. Disamping itu ayam akan terdengar seperti orang mengorok. Pasti ini benar-benar mengganggu ayam bernafas dan makan.

Tiga Daun Ampuh Menyembuhkan Ngorok Ayam

Untuk menyembuhkannya dapat dengan obat yang dipasarkan dipasaran, atau beberapa bahan alami atau herbal yang berada di seputar anda.

 

BAHAN HERBAL DARI DEDAUNAN YANG COCOK UNTUK MENYEMBUHKAN NGOROK AYAM BANGKOK

 

Daun Sirih Dan Jeruk Nipis

Daun ini tentunya anda sudah mengetahui, ya daun sirih memang banyak manfaatnya. Daun yang memiliki kandungan antiseptik ini dapat menangani ngorok pada ayam aduan. Rebus 3-7 helai daun sirih (semakin lebih bagus sirih memiliki warna merah) dengan satu gelas air. Selanjutnya disaring serta ditambah lagi dengan air perasan jeruk nipis. Beri pada ayam 2 kali satu hari tiap sore dan pagi. Ulangilah sampai ayam tidak mengorok lagi.

Daun Binahong

Daun binahong belakangan ini dipakai untuk tanaman untuk mengobati semua tipe penyakit. Daun binahong dapat juga untuk mengobati ngorok pada ayam. Triknya cukup gampang, lumatkan 1 lembar daun binahong selanjutnya lolohkan ke ayam yang ngorok. Jika ngoroknya telah begitu kronis, dapat diberi 3-4 helai. Beri 2 kali satu hari tiap sore dan pagi.

Daun Perah Atau Anting-anting

Triknya pemberiannya dengan melembutkan daun perah sampai keluarkan sarinya. Selanjutnya lolohkan daun yang telah halus itu, serta teteskan sarinya ke mata serta hidung ayam aduan. Ayam akan menggeleng-gelengkan kepalanya serta keluarkan lendir-lendirnya. Kerjakan tiap hari sore dan pagi sampai lendir lenyap.

 

Demikian Tiga Daun Ampuh Menyembuhkan Ngorok Ayam yang wajib para botoh pemula ketahui. Semoga artikel yang sabungovo sampaikan bermanfaat untuk kesehatan serta menambah stamina bagi ayam aduan kalian. Ikuti terus artikel terupdate kami seputar sabung ayam / ayam aduan ,Terima kasih.

 

Updated: September 17, 2020 — 3:23 am

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *